KBC Gelar Seminar Akuntansi dan Perpajakan yang Bebas Pusing dan Jantungan

Last Updated: 21 February 2025By Tags:

Dilansir dari arahkita.com – AMAJAYA Business Club (KBC) belum lama ini menggelar seminar Akuntansi dan Perpajakan di Bhumee Organic Yogyakarta pada Minggu (22/9/2024) lalu. Henricus Yulianto Perdana, selaku Ketua Panitia dalam sambutannya memberikan gambaran umum mengenai tujuan seminar dan pentingnya topik yang akan dibahas.

Sementara Ketua KBC, Fransiscus Go menilai seminar yang digelar sangat bermanfaat bagi anggota dalam menjalankan bisnisnya. “KBC memberi perhatian kepada pada anggota dengan mengedukasi pentingnya akuntansi dan perpajakan,”kata Frans Go.

Matheus Haris Suban Kuya, SE. Ak. CA selaku CEO H&T Consultant sebagai Praktisi Akuntansi dan Pajak membawakan materi dan mengedukasi para peserta mengenai pentingnya akuntansi dan perpajakan dalam dunia bisnis yang terus berkembang.

Matheus menekankan bahwa akuntansi merupakan alat yang sangat penting dalam mengevaluasi bisnis melalui akuntansi, seorang pengusaha atau pelaku bisnis dapat melakukan introspeksi yang lebih mendalam terhadap kinerja bisnisnya. Tidak hanya sekadar melihat keuntungan dan kerugian, akuntansi memungkinkan pengusaha untuk memetakan data inventori secara lebih baik, sehingga dapat mengidentifikasi aspek-aspek mana yang perlu diperbaiki. “Dengan adanya data yang terstruktur dengan baik, akuntansi menjadi salah satu tools utama dalam mengelola bisnis dan bahkan untuk memulai usaha baru,”katanya.

Matheus mencontohkan bagaimana peran akuntansi yang sangat signifikan saat menghadapi situasi krisis, seperti pandemi. Pada masa pandemi, banyak perusahaan yang dapat bertahan tanpa harus melakukan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) besar-besaran terhadap karyawan, karena melalui pencatatan akuntansi, mereka dapat melihat bahwa beban operasional terbesar mereka bukan dari gaji karyawan, melainkan dari aspek lain. Dengan mengetahui rincian beban operasional, perusahaan dapat bernegosiasi dengan para pemasok mengenai perubahan skema pembayaran sebelum jatuh tempo, sehingga cash flow perusahaan tetap terjaga.

Matheus juga menjelaskan bagaimana akuntansi membantu perusahaan dalam menganalisis penggunaan dana dari arus kas untuk mengevaluasi kegiatan yang dapat ditingkatkan atau dikurangi, agar perusahaan dapat bertahan dalam situasi sulit.

Selanjutnya, Matheus membahas berbagai keputusan penting yang dapat diambil oleh perusahaan berdasarkan analisis akuntansi, seperti menentukan apakah sudah waktunya membeli aset baru, membentuk dana darurat untuk bisnis, atau bahkan berinvestasi dalam bisnis lain menggunakan dana yang diperoleh dari usaha yang sudah berjalan. Dengan menggunakan informasi yang akurat dari pencatatan akuntansi, perusahaan dapat mengambil keputusan strategis yang lebih terukur.

Selain sisi internal, akuntansi juga sangat penting dari sisi eksternal, terutama dalam hal hubungan perusahaan dengan investor dan kantor pajak. Pembicara menggarisbawahi bahwa seperti kelahiran dan kematian, perpajakan adalah hal yang pasti harus dihadapi oleh setiap pelaku bisnis.

Seminar ini juga membahas tentang bagaimana bentuk organisasi bisnis mempengaruhi pengelolaan perpajakan. Misalnya, perusahaan dapat memilih antara bentuk perorangan, CV, atau PT. Masing-masing bentuk organisasi ini memiliki peraturan perpajakan yang berbeda, terutama terkait pajak final sebesar 0,5% dari omzet. Untuk usaha perorangan, tarif pajak final ini berlaku selama 7 tahun, untuk CV selama 4 tahun, dan untuk PT selama 3 tahun. Setelah masa pembebasan ini berakhir, perusahaan diwajibkan membuka laporan keuangan mereka dan dikenakan tarif pajak sebesar 25% dari penghasilan kena pajak atau laba bisnis.

Pada sesi ini, peserta seminar diberikan banyak tips praktis dalam menyusun pembukuan dan alur administrasi yang tepat. Misalnya, perusahaan disarankan untuk merekrut tim administrasi yang handal, dengan posisi seperti  Account Receivable (AR), Account Payable (AP), Finance, Ledger, dan TAX yang bertugas menangani pencatatan transaksi dan perpajakan. Selain itu, penggunaan jasa konsultan pajak juga direkomendasikan untuk memastikan bahwa bisnis memahami dan mematuhi berbagai aturan perpajakan yang berlaku, terutama mengenai jenis tarif pajak yang terkait dengan bisnis yang dijalankan, seperti PPN, PPh 21, PPh 23, PPh 22, dan PPh Final Pasal 4 ayat 2.
Matheus juga menekankan pentingnya mengetahui dampak pencatatan laporan keuangan terhadap data perpajakan. Jika laporan keuangan tidak disusun dengan baik, perusahaan bisa menghadapi masalah perpajakan yang serius di masa depan. Oleh karena itu, pembukuan yang rapi dan terstruktur adalah kunci untuk memastikan kepatuhan pajak dan menjaga hubungan baik dengan pihak berwenang.
Setelah penyampaian materi yang padat dan penuh wawasan, seminar berlanjut dengan sesi break yang dimulai pada pukul 11.57  .Setelah istirahat, peserta kembali berkumpul untuk sesi tanya jawab, yang dimulai pukul 12.23. Pada sesi ini, peserta seminar diberikan kesempatan untuk berdiskusi lebih lanjut dengan pembicara, mengajukan pertanyaan seputar penerapan akuntansi dan perpajakan dalam bisnis mereka, serta memperoleh saran-saran langsung yang relevan dengan situasi yang mereka hadapi.
Seminar ditutup pada pukul 13.33 setelah sesi tanya jawab yang sangat interaktif dan penuh antusiasme. Seminar ini memberikan banyak manfaat dan wawasan bagi para peserta, terutama dalam memahami peran krusial akuntansi dan perpajakan dalam bisnis, baik dari sisi internal perusahaan maupun hubungan eksternal dengan pihak pajak dan investor.

Editor : Farida Denura

Penulis : Angelina

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Dapatkan Berita Terbaru

Gratis! Hanya perlu menggunakan email & bebas berhenti kapanpun kamu mau.

Leave A Comment